Kaum Sindang

Matahari belum lagi tinggi
Pada jembatan di atas tol jagorawi
Pacul dan pengki berbaris rapi
Sang pemilik berharap mendapat rezeki

Pagi ini tak beda dengan kemarin
Sarapan tergantikan dengan harapan
Seminggu sudah tak ada kerjaan
Namun lapar tak bisa dilupakan
Mencuri adalah sebuah kedzhaliman

Bertahun kau gali Jakarta
Dengan upah tak seberapa
Tinggalkan rumah di desa
Tinggalkan anak istri tercinta
Sisakan kenangan yang tak ada
Terkubur dalam galian semesta

Derai keringatmu beraroma kemiskinan
Menyesap ke dalam tanah tak tertahan
Dengus nafasmu teriakkan penderitaan
Pecahkan matahari yang tak berkawan

Hujan datang basuhi tubuh penat
Menelan air di genangan yang pekat
Lapar terkalahkan oleh kabar berita
Sakit anakmu tak juga reda
Upah hari ini adalah cahaya
Dalam gelap hidup yang menggulita

Menangis di lubang galian
Berharap hari esok berikan senyuman

#dennymickyhidayat#
Bekasi, 02042019

Komentar

Postingan Populer