Wasthu Altar Cinta
Di ujung senja yang membiru
Kucari lagi bayang senyummu
Untuk menemani sepi studio gambarku
Bersama tumpukan kertas gambar
Kan kulukis lagi meski tersamar
Cantik raut wajahmu tanpa mistar
Rapidoku masih terus menari nari
Tuntaskan resah yg tak mau peduli
Bahwa rindu telah sampai di tepi
Kan kubuat puri di alam nyatamu
Yang bisa kau masuki kapanpun kau mau
Temui cintaku yang hanya untukmu
Dengan pondasi selaksa cinta
Menatahmu menuju bahagia
Yang ku susun berundak dengan rasa
Dengan wasthu yang kau sukai
Kan kupahat ruang ruang puri
Menjadi trimatra yang abadi
Kan ku puisikan untukmu adinda
Ruang ruang kebahagiaan nyata
Yang ku tata dengan segenap jiwa
Kan kusediakan altar beralas permadani
Tempat untuk tuntaskan janji
Dan rindu yang tak ternodai
Hingga raga kita terpuasi
#dennymickyhidayat#
Bekasi, 31122018
Kucari lagi bayang senyummu
Untuk menemani sepi studio gambarku
Bersama tumpukan kertas gambar
Kan kulukis lagi meski tersamar
Cantik raut wajahmu tanpa mistar
Rapidoku masih terus menari nari
Tuntaskan resah yg tak mau peduli
Bahwa rindu telah sampai di tepi
Kan kubuat puri di alam nyatamu
Yang bisa kau masuki kapanpun kau mau
Temui cintaku yang hanya untukmu
Dengan pondasi selaksa cinta
Menatahmu menuju bahagia
Yang ku susun berundak dengan rasa
Dengan wasthu yang kau sukai
Kan kupahat ruang ruang puri
Menjadi trimatra yang abadi
Kan ku puisikan untukmu adinda
Ruang ruang kebahagiaan nyata
Yang ku tata dengan segenap jiwa
Kan kusediakan altar beralas permadani
Tempat untuk tuntaskan janji
Dan rindu yang tak ternodai
Hingga raga kita terpuasi
#dennymickyhidayat#
Bekasi, 31122018

Komentar
Posting Komentar