Dirimu


Menghirup udara di alam bebas
Saksikan langit yang biru
Mengiringi hari yang panjang
Berlalu begitu lambat

Begitu banyak pertanyaan
Begitu banyak keinginan
Yang tak dapat dimuntahkan

Ada rasa yang tersayat
Serta rindu yang mendera
Kala hidup menjauh darimu

Ratusan waktu telah kita lewati
Ratusan ruang telah kita lalui
Bersama walau kadang tanpa makna
Bersama walau kadang tanpa arah

Dirimu hidup dalam jiwaku
Menggilas marah dan dendam
Yang kadang kau tawarkan

Dirimu hidup dalam anganku
Tepiskan segala keakuanku
Yang datang memburu…..

Medan, 30 Maret 1994

Komentar

Postingan Populer