JAKARTA 2



Melangkah menyusuri kota
Pandangi senja di batas cakrawala
Di bawah bayang gedung gedung raksasa
Yang perlahan lahirkan cahaya

Menghitung roda-roda yang berputar
Berjalan tersendat menguji sabar
Menghirup asap yang menghalangi pandang
Diantara bising mesin yang terus meradang

Kemana indahmu Jakarta
Dimana damaimu Jakarta

Saat hujan mulai bersuara
Orang-orang menatap curiga
Sungai-sungai mulai gelisah
Mampukah menampung semua resah

Gubuk-gubuk liar masih setia di situ
Menatap nanar rumah mewah yang bisu
Kolong jembatan masih setia menunggu
Penghuni liar yang tak kenal waktu

Panas menyengat membakar kota
Orang-orang sebarkan marah
Banjir datang merendam mimpi
Orang-orang lari bersembunyi

Kemana indahmu Jakarta
Dimana damaimu Jakarta

Komentar