Orang Orang Bergegas


Bergegas orang orang bergegas
Dari selatan ke utara
Bergegas orang orang bergegas
Berlomba menuju arah yg sama
 
Bergegas orang orang bergegas
Wanginya bermacam rupa
Bergegas orang orang bergegas
Terlupa membawa senyum dan sapa

Selepas shubuh nyalakan mesin
Mengisi perut dengan makanan kemarin
Kaitkan harapan di wajah yg lain
Walau dunianya masih yg kemarin

Merah mata menahan marah
Karena raga terhimpit jutaan masalah
Terdiam di sudut mendekap selaksa lelah
Pada terik lepaskan gundah

Bergegas orang orang bergegas
Dari utara menuju selatan
Bergegas orang orang bergegas
Membawa dendam dalam kepicikan
Bergegas orang orang bergegas
Senyum dan sapa berubah serapah

Selepas Isya nyalakan mesin
Berharap dendam telah mendingin
Gantungkan harapan ke dunia lain
Meski bekalnya hanya sebatang lilin

Sampai di rumah mendengar resah
Cerita istri tentang anaknya
Dan jiwa tak bisa rebah
Karena sekolah anak adalah masalah

Segelas kopi dan sebatang tembakau
Adalah teman dalam keheningan
Walau hidup terasa tak berputar


Jakarta, 26092016

Komentar

Postingan Populer