Jejakku


Hujan kini turun kembali
Awan hitam mulai memayungi
Hariku kini tak lagi berseri
Anganku mulai berkelana lagi

Setitik cahaya yang pernah ada
Perlahan tertiup angin malam
Setapak jejakku yang tertinggal
Perlahan terhapus sang malam

Di saaat langkahku kian pasti
Dan kuyakin kan berbekas nanti
Namun yang kurasa kian tersembunyi
Jejak langkah yang harus kutelusuri

Semakin letih kakiku melangkah
Semakin jauh bayang yang kudamba
Semakin dingin malamku menyiksa
Semakin redup cahaya disana

Datanglah rembulanku datanglah
Terangi lagi jalanku yang ada
Nyalalah apiku nyalalah
Hadirkan lagi cahaya disana

Buanglah rembulanku buanglah
Keraguanmu akan jejakku
Buanglah dewiku buanglah
Keraguanmu akan langkahku

Depok, 8 Februari 1992

Komentar

Postingan Populer